<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="0.92">
<channel>
	<title>Media Independen</title>
	<link>http://mediaindependen.com</link>
	<description>Portal tentang Independensi Media</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2012 10:46:37 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>
	<!-- generator="WordPress/3.1" -->

	<item>
		<title>Info Penghargaan “Ulrich Wickert Award” untuk jurnalis</title>
		<description><![CDATA[Setiap tahun, Ulrich Wickert Foundation memberikan penghargaan kepada jurnalis, untuk setiap artikel dan laporan jurnalistik terbaik yang mengangkat persoalan hak-hak anak di seluruh dunia. Penghargaan jurnalistik ini juga didedikasikan bagi anak-anak di negara berkembang, yang menyuarakan hak-hak mereka sendiri, dalam proyek media Plan International.  Penghargaan ”Ulrich Wickert Award” Kategori Internasional diberikan untuk jurnalis dari negara [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/uncategorized/2012/01/27/info-penghargaan-%e2%80%9culrich-wickert-award%e2%80%9d-untuk-jurnalis.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Umar – Dian, Duet Baru Pimpin AJI Jakarta</title>
		<description><![CDATA[Dalam tiga tahun ke depan, AJI Jakarta bertekad memperbanyak anggota hingga mencapai 600 orang. Melalui sebuah Konferensi Kota di Hotel Santika, Sabtu (21/1) duet Umar Idris dan Dian Yuliastuti resmi mendapat amanat sebagai Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta untuk masa kepengurusan 2009-2012. Umar Idris sebelumnya menjabat Sekretaris Cabang, saat AJI Kota dipimpin [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/uncategorized/2012/01/22/%ef%bb%bfumar-%e2%80%93-dian-duet-baru-pimpin-aji-jakarta.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Tujuh jurnalis raih penghargaan Apresiasi Jurnalis Jakarta (AJJ) 2011</title>
		<description><![CDATA[Apresiasi Jurnalis Jakarta menjadi salah satu penghargaan tahunan bergengsi bagi jurnalis. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta telah memilih tujuh  karya terbaik tahun 2011, pada Sabtu, 21 Januari 2012 di Hotel  Santika, Slipi, Jakarta. Penghargaan yang diberi nama Apresiasi  Jurnalis Jakarta (AJJ) 2011 sebagai upaya mengapresiasi dan memotivasi para jurnalis menghasilkan karya yang berstandar tinggi, orisinal [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/uncategorized/2012/01/22/tujuh-jurnalis-raih-penghargaan-apresiasi-jurnalis-jakarta-ajj-2011.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Putusan KPPU Soal Indosiar, Dinilai Bertentangan dengan UU Penyiaran</title>
		<description><![CDATA[PADA 21 Desember 2011 lalu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan akuisisi stasiun televisi Indosiar (PT. Indosiar Karya Media) oleh pemilik stasiun televisi SCTV (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk) tidak melanggar peraturan. Menurut KPPU, penilaian tersebut dibuat dengan mempertimbangkan nilai omset dan aset gabungan dua perusahaan tersebut, yang diperkirakan tidak melanggar batasan minimal di dalam [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/kabar-media/2011/12/29/putusan-kppu-soal-indosiar-dinilai-bertentangan-dengan-uu-penyiaran.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Vin dan Rezki: Kisah Buruh Tanpa Jaminan Sosial</title>
		<description><![CDATA["Untunglah gue punya rumah kos," kata Rezki Hasibuan. Dari bisnis rumah kos inilah biaya cuci darah sedikit tertutupi.]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/blog/2011/10/28/vin-dan-rezki-kisah-buruh-tanpa-jaminan-sosial.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Jurnalis, membaca dan sosial media</title>
		<description><![CDATA[“Berapa orang di antara rekan-rekan yang pernah meliput bencana?” Sontak tangan-tangan pun terangkat tinggi penuh semangat. “Oke, kalau begitu pasti tahu dong undang-undang penanggulangan bencana kita nomor berapa. Atau setidaknya ada yang pernah membacanya?” Suasana mendadak hening mengiringi wajah-wajah jurnalis-jurnalis yang sebagian tersenyum-senyum, sebagian kaget dan sebagian lagi menengok pada rekan di samping kanan kirinya. [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/blog/2011/10/25/jurnalis-membaca-dan-sosial-media.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Mendesak, Pembahasan RUU Penyiaran</title>
		<description><![CDATA[Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran (KIDP) mendesak Komisi I DPR RI untuk segera membahas revisi UU Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. Pasalnya, kendati sudah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2011, namun Komisi I belum juga menyelesaikan proses tersebut. Padahal revisi mendesak dilakukan untuk menyelesaikan karut-marut dunia penyiaran Indonesia. “Dengan revisi, DPR dan pemerintah bisa [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/kabar-media/2011/10/22/mendesak-pembahasan-ruu-penyiaran.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Kritisi Jual Beli Frekuensi, KIDP Ajukan Uji Materi UU Penyiaran</title>
		<description><![CDATA[Koalisi Independen untuk Demokratisasi Penyiaran (KIDP) mengajukan permohonan uji materi atas tafsir Pasal 18 ayat (1), Pasal 34 ayat (4) Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 dan uji materi pasal-pasal tersebut terhadap Pasal-pasal 28 D, 28 F dan 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945. Upaya hukum KIDP ditempuh menyusul penafsiran sepihak oleh badan hukum/perseorangan terhadap [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/uncategorized/2011/10/20/kritisi-jual-beli-frekuensi-kidp-ajukan-uji-materi-uu-penyiaran.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Rusdi Fight Backs!</title>
		<description><![CDATA[Laporan pidana Koran Jakarta ke Polres Jakarta Pusat dengan tuduhan penggelapan dibalas Rusdi dengan laporan ke Polda Metro Jaya. Rusdi Mathari, Asisten Redaktur Pelaksana sekaligus penanggung jawab Koran Jakarta edisi Minggu tak tinggal diam. Jum’at siang (14/11), Rusdi yang tengah menuntut hak normatif atas pemecatan dirinya dari koran milik pengusaha gula Gunawan Jusuf, melaporkan Koran [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/uncategorized/2011/10/15/rusdi-fight-backs.html</link>
			</item>
	<item>
		<title>Fixer, Pembantu Jurnalis yang Bikin Ngiler</title>
		<description><![CDATA[Dengan honor per hari hingga Rp 1 juta, pekerjaan sebagai fixer amatlah menggoda. Tak hanya imbalan, tantangan dan kesenangan pekerjaan ini juga amat tinggi. Seorang fixer bisa belajar banyak hal, terutama disiplin bekerja ala media dan jurnalis mancanegara. Istilah fixer ini saya tahu pertama kali ketika bekerja salah satu koran harian di Australia. Saya membantu [...]]]></description>
		<link>http://mediaindependen.com/blog/2011/10/05/fixer-pembantu-jurnalis-yang-bikin-ngiler.html</link>
			</item>
</channel>
</rss>

